Wakil Bupati Bojonegoro Bangga akan Prestasi Generasi muda, Kontribusi Positif dari UB Bantu Program Gayatri 

- Jurnalis

Kamis, 31 Juli 2025 - 23:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, KLIKINDONESIA – Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, hadiri penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (UB) Malang, yang diselenggarakan di GOR Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro – Jawa Timur, Rabu (30/07/2025).

KKN Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang di Kabupaten Bojonegoro, dilaksanakan mulai tanggl 2-30 Juli 2025, dan diikuti 604 mahasiswa, yang dibagi dalam 40 kelompok, yang tersebar di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro. Dalam implementasinya, para mahasiswa ikut berpartisipasi dalam upaya menyukseskan program Gerakan Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI) dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Malang Prof Dr drIr Muhammad Halim Natsir, SPt MP IPM ASEAN Eng; Dosen Pembimbing KKN Dr Eko Nugroho, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bojonegoro, perwakilan OPD, Camat Tambakrejo, Ngambon, Ngasem, dan Camat Gayam, 40 Kepala Desa, dan tamu undangan, serta mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya yang melaksanakan KKN di Kabupaten Bojonegoro.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dekan Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Malang, Prof Muhammad Halim, mengawali sambutannya menyampaikan bahwa dari komunikasi dengan para mahasiswa, rata-rata merasa tidak tega untuk meninggalkan Bojonegoro, karena sudah bahagia, beradaptasi dengan masyarakat dan lingkungan desa. “Sepertinya tidak tega mau pulang, Katanya ada yang sudah kecantol dengan bunga desa,” Tutur Prof Muhammad Halim disambut tepuk tangan mahasiswa.

Lebih lanjut Prof Muhammad Halim menyampaikan bahwa mewakili Fakultas Peternakan, kamimengucapkan terima kasih atas bantuan dari Pemkab Bojonegoro dan seluruh masyarakat Bojonegoro, untuk menjadikan anak-anak melatih dirinya, melatih leadership-nya, melatih komunikasinya, dan juga melatih bagaimana berhubungan dengan masyarakat, baik yang lebih muda, atau umurnya yang hampir sama, atau dengan yang lebih tua.

Tak lupa Prof Muhammad Halim juga memohon maaf, manakala ada perilaku mahasiswanya yang mungkin tidak berkenan di desanya masing-masing, karena jiwa mudanya kadang-kadang sulit dikendalikan, “Termasuk terima kasih juga atas bantuannya ketika ada mahasiswa kami yang mengalami kecelakaan, akhrinya segera di bawa ke Puskesmas hingga ke rumah sakit”

Di akhir sambutannya Prof Muhammad Halim mengucap syukur karena dari beberapa teknologi tepat guna (TTG), ada yang sudah diimplementasikan, tapi ada juga ada yang belum, “Sekali lagi terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, yang telah menerima anak-anak kami sebanyak 604 mahasiswa bisa melaksanakan KKN di Bojonegoro,” Kata Prof Muhammad Halim.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah dalam sambutannya menyampaikan bahwa dari Kecamatan Tambakrejo ini ada sosok yang berhasil, yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. (Menko PMK) Pratikno., “Jika ingin berhasil, maka apa yang dilakukan oleh Bapak Pratikno jadikanlah napak tilas, karena semangatnya sehingga jadilah orang berhasil,” Ungkap Wabup Nurul Azizah.

Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa Selain Pratikno, ada sosok lain dari Bojonegoro yang berhasil, di antaranya Menteri Lingkungan Hidup Dr. Hanif Faisol Nurofiq dan yang kita banggakan pucuk pimpinan Rektor Universitas Brawijaya, Prof Widodo dan , yang juga dari Bojonegoro.

“Maka anak-anak KKN di sini, mudah-mudahan semuanya sukses. Karena sukses itu tidak akan datang secara tiba-tiba. Sukses itu adalah berproses. Tidak ada yang namanya duduk diam tiba-tiba jadi sukses. Maka untuk menjadi sukses harus semangat.” Tambah Wabup Nurul Azizah.

Atas nama Pemkab Bojonegoro, Wakil Bupati menyampaikan terima kasih kepada Mahasiswa Universitas Brawijaya yang telah melaksanakan KKN secara tematik dan telah memberikan kontribusi yang nyata untuk Kabupaten Bojonegoro. Wakil Bupati juga berharap agar saat dalam perjalanan pulang menuju Malang, semuanya diberikan keselamatan sampai ke tempat tujuan.

Nurul Azizah mengungkapkan, bahwa saat ini masih ada 147.330 jiwa atau 54 ribu kepala keluarga (KK) di Kabupaten Bojonegoro yang masuk dalam daftar warga miskin.

Maka dengan bertahap diberikan bantuan melalui program Gayatri, kemudian juga program domba kesejahteraan, dan lele dalam terpal,v“ini mudah-mudahan bisa memberikan pendapatan bagi warga miskin. Dan pendapatan ini akan menjadi sumber kehidupannya, sehingga yang saat ini masuk warga miskin meningkat dan menjadi warga tidak miskin.” Jelas Wakil Bupati.

Atas nama Bupati, Nurul menyampaikan terima kasih kepada seluruh mahasiswa dan bapak ibu dosen, yang sudah berkenan KKN di Bojonegoro, dan memberikan pelajaran penting dalam program mengentaskan kemiskinan melalui program Gayatri., “Gayatri ini telah menjadi inovasi, dan anak-anak sekalian telah membantu. Karena dengan program Gayatri ini diharapkan secara bertahap dapat mengentaskan kemiskinan,” Pungkas Wakil Bupati Bojonegoro.

Usai memberikan sambutan, Wakil Bupati memberikan kenang-kenangan kepada perwakilan dekan dan mahasiswa berupa udeng obor sewu, Wabup menjelaskan udeng dan slendang obor sewu merupakan ciri khas dari Bojonegoro, obor sewu mempunyai arti sebagai penerang dalam kehidupan. Dilanjutkan pemberian piala kepada 11 kelompok terbaik bidang teknologi tepat guna.

Dengan mengucapkan kalimat hamdalah oleh wakil bupati , KKN tematik fakultas peternakan UB resmi ditutup. (Prokopim)

Penulis : Hari Eko Siswanto

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: KLIKINDONESIA

Berita Terkait

Meriahkan HJB ke-348, Pemkab Bojonegoro Gelar Pagelaran Reog dan Wayang Kulit di Pendopo Gandul Roso Kedungadem
Tari Kolosal Bojonegoro Gemilang Bikin Merinding, 348 Penari Suguhkan Harmoni Budaya di HJB ke-348
Pengabdian Masyarakat UNTAG Surabaya: Puguh Tawarkan Mediasi Kolaboratif untuk Sengketa Konsumen
Kolaborasi Unwahas–UNISNU Jepara Hadirkan Program “WARIS SEHAT” Untuk Santri
Keindahan Wisata Alam Bojonegoro – Jawa Timur
Delapan Tahun Sekali, PB XIII Gelar Adhang Sakral di Pawon Gondorasan
HMTN-MP Gandeng Kophat dan TNI Perkuat Program Ketahanan Pangan Lewat Penanaman Jagung di Sukabumi
Grand Design Wajib Belajar 13 Tahun: 1 Tahun Prasekolah Jadi Fondasi Generasi Emas

Berita Terkait

Sabtu, 15 November 2025 - 17:05 WIB

Meriahkan HJB ke-348, Pemkab Bojonegoro Gelar Pagelaran Reog dan Wayang Kulit di Pendopo Gandul Roso Kedungadem

Selasa, 16 September 2025 - 03:21 WIB

Pengabdian Masyarakat UNTAG Surabaya: Puguh Tawarkan Mediasi Kolaboratif untuk Sengketa Konsumen

Sabtu, 13 September 2025 - 13:38 WIB

Kolaborasi Unwahas–UNISNU Jepara Hadirkan Program “WARIS SEHAT” Untuk Santri

Jumat, 12 September 2025 - 05:03 WIB

Keindahan Wisata Alam Bojonegoro – Jawa Timur

Senin, 8 September 2025 - 08:57 WIB

Delapan Tahun Sekali, PB XIII Gelar Adhang Sakral di Pawon Gondorasan

Berita Terbaru