Ketua DPRD Bojonegoro Dalam Reses Masa Sidang II, Desak Pemkab Fokus Pada Pertanian Modern

- Jurnalis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, KLIKINDONESIA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro – Jawa Timur, dari Fraksi PKB, Abdulloh Umar, S.Pd, kembali menegaskan pentingnya perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terhadap sektor pertanian sebagai penopang utama perekonomian masyarakat.

Hal itu ia sampaikan saat menggelar Reses Masa Sidang II Tahun 2025 di Desa Pasinan, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Pada Senin (25/8/2025).

Dihadapan konstituennya dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, politisi muda ini menekankan bahwa mayoritas masyarakat Bojonegoro adalah petani, sehingga sektor pertanian harus menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, problem terbesar daerah bukan hanya soal kemiskinan, melainkan juga peningkatan kesejahteraan masyarakat yang belum merata, “Kita berharap Pemkab Bojonegoro benar-benar konsentrasi pada sektor pertanian. Intervensinya jelas, membuka lahan-lahan produktif di tiap kecamatan, dengan skema pertanian modern yang bisa menarik minat generasi muda,” Tegas Umar.

Dalam pandangan Abdulloh Umar, tren saat ini menunjukkan banyak pemuda tidak lagi tertarik bekerja di bidang pertanian. Padahal, jika dikelola dengan cara modern, pertanian bisa menjadi sektor yang menjanjikan.

Untuk itu, dirinya mendorong Pemkab Bojonegoro agar membentuk kawasan pertanian modern yang terintegrasi, disertai dukungan penuh dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sektor pangan maupun sektor terkait lainnya. Dengan begitu, pertanian tak hanya sekedar pekerjaan tradisional, tetapi juga menjadi lahan inovasi, sekaligus membuka kesempatan kerja baru bagi pemuda desa.

Selain menyoroti soal minat pemuda, Ketua DPRD itu juga menegaskan bahwa kemiskinan di Bojonegoro erat kaitannya dengan ketiadaan pekerjaan tetap. Solusi yang dia tawarkan adalah intervensi teknis Pemkab agar tercipta lapangan pekerjaan baru di sektor pertanian, UMKM, hingga industri turunan.

“UMKM dan BUMD jangan hanya bergantung pada proyek strategis nasional. Mereka harus punya inovasi membuka sektor usaha baru yang bisa diakses langsung oleh masyarakat. Dengan begitu, pengangguran berkurang, dan masyarakat punya pendapatan tetap,” Pungkasnya.*[]

Penulis : Hari Eko Siswanto

Editor : Wina

Sumber Berita: KLIKINDONESIA

Berita Terkait

UKW Perdana PJS Sukses Digelar di Medan, Ini Jadwal Tujuh Kota Berikutnya 
Simbol Persatuan, Pohon Beringin dari PJI Bojonegoro Warnai HJB ke-348
Ketua DPRD Bojonegoro Resmi Dinobatkan Sebagai Pemimpin Inovatif Asia
Kebakaran Hebat Landa Kilang PT TPPU Jenu – Tuban, Warga Panik dan Cari Tempat Aman
Kemenag Tuban & BWI Gelar Sosialisasi Wakaf Produktif dan Wakaf Uang
Sekretariat DPRD Bojonegoro Gelar Konsolidasi Bersama Awak Media, Guna Perkuat Sinergi
Rapat Komisi B DPRD Bojonegoro Soroti Pengelola Minyak Blok Cepu Bisa Lebih Bermanfaat Bagi Masyarakat
Kemenag Tuban Bersama Pemkab Gelar Rapat Persiapan Hari Santri 2025

Berita Terkait

Senin, 20 Oktober 2025 - 18:07 WIB

UKW Perdana PJS Sukses Digelar di Medan, Ini Jadwal Tujuh Kota Berikutnya 

Minggu, 19 Oktober 2025 - 23:30 WIB

Simbol Persatuan, Pohon Beringin dari PJI Bojonegoro Warnai HJB ke-348

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 13:32 WIB

Ketua DPRD Bojonegoro Resmi Dinobatkan Sebagai Pemimpin Inovatif Asia

Jumat, 17 Oktober 2025 - 10:42 WIB

Kebakaran Hebat Landa Kilang PT TPPU Jenu – Tuban, Warga Panik dan Cari Tempat Aman

Rabu, 15 Oktober 2025 - 19:42 WIB

Kemenag Tuban & BWI Gelar Sosialisasi Wakaf Produktif dan Wakaf Uang

Berita Terbaru