Bongkar Pawon Adang Bethak Karaton Solo, Hanya 8 Tahun Sekali!

- Jurnalis

Minggu, 14 September 2025 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURAKARTA, KLIKINDONESIA – Tradisi besar Adang Bethak Tahun Dal Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memasuki tahapan berikutnya yang tak kalah penting. Setelah prosesi utama digelar, pada Minggu (14/09/2025) dilaksanakan kegiatan bongkar pawon di Kagungandalem Gondorasan, sebuah prosesi yang selalu menyita perhatian karena hanya berlangsung delapan tahun sekali dalam kalender Jawa.

Sejak pagi, suasana kawasan Gondorasan dipenuhi rasa khidmat. Para abdidalem hadir dengan pakaian adat, bersiap melaksanakan tugas luhur yang menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian tradisi. Acara diawali dengan Wilujengan, doa bersama yang dipimpin abdidalem sebagai permohonan keselamatan serta kelancaran jalannya ritual.

Usai doa, prosesi bongkar pawon pun dimulai. Pawon yang sehari sebelumnya digunakan untuk memasak dalam tradisi Adang Bethak dibongkar dengan penuh tata krama oleh para abdidalem. Sentonodalem Kanjeng Pangeran Haryawan Wandiro Joyonagoro memimpin langsung jalannya pembongkaran, memastikan setiap tahapan berjalan sesuai pakem adat Karaton.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak sekadar membongkar tungku, kegiatan ini menyimpan makna filosofis yang dalam. Segala sisa bahan, kayu bakar, hingga peralatan masak dari pawon tersebut dianggap memiliki nilai sakral karena telah digunakan dalam tradisi Adang Bethak. Nantinya, seluruh hasil pembongkaran akan dilarung ke Pantai Parangkusumo dalam upacara adat khusus, sebagai simbol penyucian sekaligus wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Tradisi ini bukan hanya ritual kebudayaan, melainkan juga warisan spiritual yang mengajarkan tentang kebersamaan, kesabaran, dan kesadaran manusia akan hubungan dengan Sang Pencipta. Karena itulah, prosesi bongkar pawon disebut sebagai salah satu inti dari rangkaian Adang Bethak Tahun Dal.

Menurut KPA. Dani Nur Adiningrat, selaku Pengageng Sasana Wilapa Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, kegiatan ini adalah bentuk nyata dawuh dalem.

“Prosesi bongkar pawon ini merupakan dawuh dalem SISKS. Pakoe Boewono XIII, agar adat dan budaya Karaton tidak hanya dijaga, tetapi juga diamalkan sebagai warisan luhur yang harus diteruskan kepada generasi penerus,” Ungkapnya.

Lebih lanjut, KPA. Dani menambahkan bahwa Karaton akan selalu menjaga agar tradisi semacam ini tetap berjalan, “Adat istiadat Karaton Surakarta adalah napas kehidupan budaya Jawa. Dengan adanya dawuh dalem SISKS. Pakoe Boewono XIII, kita semua, khususnya abdidalem, diberi amanah untuk meneguhkan tekad melestarikan tradisi ini sampai kapan pun,” Tegasnya.

Dengan demikian, prosesi bongkar pawon bukan sekadar rangkaian tambahan, tetapi menjadi bukti nyata bahwa Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat tetap teguh menjaga adat dan budaya sebagai jati diri bangsa, serta menjadikannya pusaka hidup bagi anak cucu di masa depan.*[]

Penulis : Hari Eko Siswanto

Editor : Wina

Sumber Berita: KLIKINDONESIA

Berita Terkait

Proyek Jalan Cor Rigid Beton di Desa Sroyo-Kanor Terkesan Asal-asalan
Kades Sukorejo, Loceret – Nganjuk Sampaikan Permintaan Maaf, Bupati Undang DPC PJI dan 52 Kepala Desa
Dispendukcapil Bojonegoro Kerjasama dengan Kecamatan Balen Jemput Bola Untuk Rekam KIA
Ketua Umum PJI Minta Bupati Nganjuk Marhaen Copot Kades Sukorejo – Loceret
Jalan di Dusun Dono, Temu – Kanor Belum Tersentuh Pembangunan, Warga Gelar Kerja Bakti
Meriahnya Acara Puncak HUT RI ke-80 Tingkat RW15 Medokan Ayu-Surabaya
Danramil Kanor Gerak Cepat Adanya Aduan Penyimpangan Pembagian Beras Bulog di Desa Kabalan
Meriahnya Pesta Sedekah Bumi Desa Babat, Semua Tradisi Masih Dilestarikan

Berita Terkait

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 22:48 WIB

Proyek Jalan Cor Rigid Beton di Desa Sroyo-Kanor Terkesan Asal-asalan

Selasa, 23 September 2025 - 19:28 WIB

Kades Sukorejo, Loceret – Nganjuk Sampaikan Permintaan Maaf, Bupati Undang DPC PJI dan 52 Kepala Desa

Minggu, 21 September 2025 - 19:36 WIB

Dispendukcapil Bojonegoro Kerjasama dengan Kecamatan Balen Jemput Bola Untuk Rekam KIA

Jumat, 19 September 2025 - 07:52 WIB

Ketua Umum PJI Minta Bupati Nganjuk Marhaen Copot Kades Sukorejo – Loceret

Senin, 15 September 2025 - 15:55 WIB

Jalan di Dusun Dono, Temu – Kanor Belum Tersentuh Pembangunan, Warga Gelar Kerja Bakti

Berita Terbaru