BOJONEGORO, KLIKINDONESIA – Demi pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Bojonegoro – Jawa Timur, ternyata banyak yang di manfaatkan oleh pihak-pihak tertentu, terlihat dari pantauan awak media di lapangan, tepatnya di Desa Sroyo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, di mana ada pekerjaan jalan cor rigid beton dengan jarak kurang lebih 130 km. Terlihat Asal-asalan.
Pekerjaan jalan cor rigid beton ini bersumber dari Dana Desa (DD), ada pengurungan dari ukuran besi, besi terlihat lebih kecil, untuk besi yang di buat trouse juga kurang dalam, dan besi hermes juga hanya 1 lapis terus di cor, banyak pelanggaran yang terjadi di pekerjaan proyek jalan cor rigid beton di Desa Sroyo ini, masyarakat setempat berharap dari Pemerintah Kabupaten, segera menindak lanjuti dan ngecek secara langsung, untuk tanah wilayah Kabupaten Bojonegoro ini adalah tanah gerak, kalau pembangunan yang dikerjakan asal-asalan bisa di pastikan tidak mungkin bertahan lama.

Seperti yang di sampaikan oleh masyarakat setempat yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan, “Kami semua berharap pembangunan jalan cor rigid beton ini, bisa bertahan lama mas, jangan hanya beberapa tahun atau bulan jalan cor sudah rusak lagi, karena mutunya kurang bagus, dari besi memang terlihat kecil mas, besi hermes juga di gelar 1 lapis, kualitas cor juga kurang bagus, saya minta tolong mas, untuk suara dari masyarakat bisa tersampaikan ke pihak Pemerintah Kabupaten, dan Dinas Terkait, supaya segera di cek pekerjaan di Desa saya ini,” Ucap Masyarakat Setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sampai berita ini ditulis masyarakat Desa Sroyo berharap, pihak pemerintah dan Dinas terkait segera ambil langkah dan di cek ulang pekerjaan yang ada di Desa Sroyo, lebih-lebih papan informasi pembangunan juga tidak terpasang.
Pembangunan proyek yang berasal dari uang negara, sudah tentu itu uang pajak dari rakyat, oleh sebab itu setiap proyek harus terbuka dan di ketahui oleh publik, sumber dana dari mana, volume berapa dan yang terpenting berapa biaya yang di keluarkan, itu semua tidak terpampang, dan tidak ada sama sekali papan informasi. *[]
Penulis : Edi
Editor : Ismail Abas
Sumber Berita: KLIKINDONESIA











